Santri WNI di Afsel
Melanjutkan tulisan sebelum nya silakan buka link ,,➡️ Ini ,daratan Afrika itu sangat luas dan panjang apa yang dituliskan hanya sebagian kecil yang saya alami belum bisa dibilang mewakili secara umum
Afrika Selatan berbatasan daratan dengan beberapa negara bahkan ada negara lain dalam Afrika selatan ,yaitu negara Lesotho ,jadi sangat sudah membedakan mana warga Afsel dan mana warga non Afsel ,Karna untuk yang berkulit warna meraka tidak tampak berbeda muka,tinggi badan
Bahasa nasional meraka ada 4 kalo ga salah ,inggris , African ( olek ketiplek bahasa Belanda ) ,adebele dan zulu ,koreksi di komen jika saya keliru
Penduduk mereka campuran dari kulit putih ( keturunan Belanda dan keturunan inggris ) dan kulit hitam ,ada keturunan arab tapi porsi sangat kecil ,,populasi warga bule paling banyak setau saya ada di Capetown, sedang di Pretoria sendiri dominan kulit gelap
Di KBRI sendiri dibantu juga oleh staf lokal warga Afsel tapi berkulit gelap
Nama Mata uang mereka adalah rand ,1 Rand kurleb 830rupiah, populasi WNI tidak begitu banyak dibanding negara kawasan timur tengah ,jepang , Malaysia ,Brunai atau negara yang banyak TKI
Jadi belum pernah saya dengar ada kasus kasus yang berkaitan dengan WNI
Ada even even besar yang biasa nya ada prasmanan nya
Hari natal ,lebaran,agustusan, lebaran idul fitri ,di luar itu ada banyak acara acara dadakan ,rapat kantor , penyambutan delegasi yang datang dari tanah air ,atau kegiatan resmi tertentu yang bersifat diplomat
Karna ga banyak WNI nya even besar paling banyak dihadiri 350 orang kurang lebih ,diluar itu paling sedikit 30 orangan
Ini bukan soal memasak bisa atau tidak π π tapi harus bisa mengatur , menyiapkan barang mentah ,waktu memasak ,dan speed cooking time ,,lagi lagi kendala yang saya jelaskan diawal ,kalo belum kelar acara belum tenang aja rasa nya hahahaa
Walaupun saya selalu dibalik layar tapi ga juga menghalangi untuk bertambah teman dan sodara ,salah satu contoh kemarin ini wisma ada kedatangan beberapa santri yang sudah lama belajar di ponpes yang ada di sini ,dibilang nya "DARUL ULOOM"
Ada beberapa darul uloom di sini dan mereka datang ga jauh dari wisma ,,kalo ga salah mereka tinggal di daerah lodium
Kemarin Mereka datang untuk berbagi ilmu tentang persiapan ibadah haji (manasik ) , mereka masih muda muda usia antara 19 hingga 27 tahun ,ada yang sudah mondok 2 tahun lama nya
Malam itu Tidak ada pemberitahuan sebelum nya tiba tiba mereka datang π saya segera menyelesaikan persiapkan makan malam yang tadi nya untuk 3 orang bertambah menjadi 11 orang ,,,,
Sedari pagi tidak bisa diam mempersiapkan menu prasmanan untuk esok acara pelepasan pak Dubes untuk berangkat haji , Alhamdulillah mereka langsung ke dapur kebut bantu saya menyiapkan makan malam π
Persiapan makan malam jadi lebih cepat ,ada yang bantu potong potong ,plating makanan,cuci piring ,,Karna staf lokal hari itu ga datang ,,πΆdan tuhan kasih kirim beberapa santri datang
Mereka bukan kaleng kaleng walau usia masih muda ilmu agama dan cara berpikir udah matang ,semoga rampung pendidikan mereka menjadi para ustad yang bisa mengajak dan membawa pemuda Islam menjadi muslim yang lebih taat
Mereka mondok di sini mendapat beasiswa ,tidak harus pintar secara akademis dengan nilai tertentu ,yang minat mondok di sini boleh japri jika ada yang tertarik ,biaya hidup seperti makan dan tempat tinggal ga usah dipikirkan,para ortu cukup siapin uang tiket dan visa ,,uang jajan sekedar nya
Mereka datang dari beberapa daerah diantara nya ada yang dari Riau ,Wonogiri ,Boyolali ,Tangerang Tanjung pasir π,depok ,Bogor,Sumbawa
Selain ke China's town ada beberapa supermarket yang menjual sayur dan daging ayam ,telur dan bahan kering ,seperti Evergreen,spar,kit kat , ShopRite,pick and pay
toko toko yang disebutkan di atas tidak terlalu jauh dari wisma ada supir kantor yang selalu standby siap kapan pun mengantar untuk berbelanja
Silakan klik Di sini untuk melihat artikel lain ,ππ

Komentar