Pengalaman Buruk Naik Taksi di Jakarta ( with Koperasi Taksi )
banyak nya pilihan transportasi di jakarta membuat orang semakin
banyak pilihan dalam berpergian,mulai dari angkutan kecil,buse sedang,bus besar
,dan taksi ,semua tergantung kebutuhan dan kemampuan penumpang
setidak nya seminggu sekali saya ditugas kan membeli sesuatu untuk keperluan
operasional,yang jarak nya lumayan jauh,karna membawa barang yang cukup besar
tidak mungkin saya menggunakan bus umum
saya selalu menggunakan taksi untuk mengantar ke tempat
tujuan dan membawa saya kembali ke
temnpat awal,begitu banyak nya pilihan taksi diawal saya sempat bingung mau
naik apa
kalo ga blubut ya
bukan taksi ,itu adalah istilah yang banyak
dibilang orang,begitu juga saya,karna warga jakarta sudah tau akan
kualitas dan layanan yang diberikan oleh taksi yang bernama blubut,di awal saya
selalu memakai jasa blubut untuk keperluan mengantar dan membawa saya pulang
tapi lama kelamaan saya bosan dengan taksi blubut
ini,kepingin saya mencoba taksi selain blubut,dan taksi yang ke dua ekpres
taksi hmmm...pelayanan nya juga lumayan bagus,ga beda jauh dengan taksi
blubut,bahkan harga nya lebih murah ketimbang taksi blubut
akhir nya saya selalu
menggunakan taksi ekpres jika diberi
tugas membeli barang
sebetul nya ini kesalahan saya juga,karna saking terburu nya
mengejar waktu agar toko yang saya datangi tidak tutup,pada saat menyetop taksi
tidak melihat lagi taksi apa yang saya berhentikan,dari warna memang terlihat
sama dengan taksi yang biasa nya saya gunakan,sebetul nya kalau atasan bilang
dari kemarin saya bisa menelpon taksi langganan ,agar supir tersebut langsung datang
menjemput
tapi kali ini tidak ada waktu untuk menelpon,sedang waktu
tersisa hanya satu jam sekian menit,belum terkena macet nya,belum lama menunggu
taksi nya
masuk lah saya kedalam taksi tersebut,yang terlebih dahulu
saya tanya apakah si supir itu tau tempat yang ingin saya tuju,dia bilang
tau,lalu saya ambil barang taroh dibelakang dan jalan lah taksi itu menuju tempat yang saya bilang sebelum
nya
kecurigaan di awal sudah sngat terasa,supir nya yang jauh
dari profesional layak nya supir taksi ,tidak ada sticker perusahaan,tidak ada
name tag,tidak ada nomer telpon call center ,dan yang lebih menyebalkan tidak
ada struck
saya selalu meminta struk perjalanan setelah argo meter
berhenti,sebagai laporan perjalanan
supir tersebut tidak melewati jalan yang biasa nya saya
lewati ,saya kompalin baru dia jalan ,artinya saya harus muter balik lagi,yang
arti nya argo meter bertambah
dalam perjalanan pun argo berjalan tidak sebagaimana mesti
nya,serasa kebih cepat berjalan,untuk jarak sekian seharus nya habis
sekian,sampai saya bilang ke supir
nya,kenapa argo nya sangat cepat berjalan,tidak seperti biasa nya dengan taksi
yang saya naiki
si supir menjawab dengan banyak berkilah,dari omongan dan
cara menjawab membuat sya semakin ill feel,dan bertambah curiga,mau turun sudah
kadung karna khawatir toko yang saya datangi akan tutup
diperjalanan si supir ini pura pura ga tau jalan,dengan
bebagai alasan,yang katanya sebelum nya kerja dikantor lah ,baru tau jalan lah
dan whatever
saya sampai ketus jawab nya,itu bukan urusan saya,selama
perjalanan taksi ini banyak memutar dengan alasan ga tau jalan
waktu berangkat argo nya habis sekian , 15 ribu lebih mahal
dari tarif biasa nya,tadi nya saya ga mau menggunakan lagi,tapi si supir ini
memelas agar saya mau diantarkan pulang
kejadian sama terulang lagi,dan kini harga lebih mahal dari
sewaktu berangkat,yang seharus nya argo tidak sampai 100 ribu ,saya harus
membayar 145 ribu,bener bener membuat darah tinggi
pulang nya nya tidak sama jalan sewaktu berangkat,seharus
nya keluar tol sama ketika waktu masuk ,terpaksa harus memutar mutar karna
terlewat jauh,selama perjalanan saya ga berhenti henti nya marah ke supir itu
dari penampilan secara fisik memang terlihat kasian,tapi
dari cara dia berbicara terlihat kalau dia berbohong,saya tau dia berbohong
karna saya bisa membandingkan dengan taksi taksi sebelum nya,saya pun selalu
banyak bercerita dengan supir taksi selama perjalanan
puncak nya pas sudah sampai kembali ke kantor,dia berbohong dengan jajni sebelum nya,kalau
harga yang saya mau bayar itu sama waktu brangkat,bahkan lebih murah sampai
saya harus berteriak ke orang itu
yang saya naiki memeng bukan taksi blubut atau ekspres,tapi
taksi perusahan kecil yang ga jelas kualitas nya,kalau kita ga tau jalan bisa
di bohongi sama supir nya
naik taksi merek apapun tak masalah asalkan jelas kualitas
nya,sesekali saya naik tran cab,taksi yang ada fasilitas televisi di dalam,juga
bagus pelayanan nya
dan yang harus diperhatikan pada saat naik taksi agar
terhindar dari kejadian yang tidak dinginkan baik secara fisik ataupun
finansial
·
Pastikan taksi yang kita naiki mempunya kartu
tanda anggota dan nama serta foto yang jelas,ini berguna jika sewaktu waktu ada
kejadian kecil atau pun besar kita dengan mudah mengenal si supir dan bisa
menelpon ke call centertaksi tersebut
·
Untuk yang memerlukan struk sebagai tanda bukti
pastikan taksi yang doberhetikan mempunyai mesin untuk mencetak struk
oembayaran,jika tidak ada sebaik nya batalkan menggunakan taksi tersebut
·
Pastikan supir yang membawa taksi tersebut
terlihat ramah nyaman dan friendly pada saat sedang bicara,ini bisa
ketahuan pada saat kita memberhentikan
dan menanyakan alamat yangingin kita tuju apakah dia tau atau tidak,supir yang
profesioanal akan menjawab dengan jujur,apakah dia tau jalan nya,apakah dia baru
atau apakah dia tidak tau ,jika terlihat ketus dan seram sebaik nya urungkan
untuk menggunakan taksi tersebut walaupun dengan brand terkenal
·
Di perjalanan pastikan argo bekerja dengan
normal,jika sudah sering menggunakan taksi setidak nya tau wwlaupun hanya kira
kira,jarak dari tempat A ketempat B berapa argo yang harus dibayar,walaupun
terjadi macet
·
Jika tidak yakin dengan taksi yang kita
berhentikan dijalan menelpon operator taksi adalah jalan terbaik,karna akan
terjamin kenyamanan selama perjalanan,atau kita bisa menyimpan personal number
nya si supir tersebut jika memang kita menggunakan secara berkala
·
Selama dalam perjalanan jangan lah sungkan untuk
mengajak bicara si supir,terutama yang berkaitan dengan sekilas taksi,ini
berguna setidak nya bisa kita jadikan referensi atau pengetahuan untuk
kita,supir taksi yang baik dia tidak akan sungkan menjawab setiap pertanyaan
penumpang terutama yang berkaitan dengan kenyamanan dan kepercayaan
·
Hindari menyetop atau menggunakan taksi yang
sedikit armada nya,biasanya kejadian yang tidak diinginkan itu terjadi pada
taksi perusahaan kecil ( kejadian saya menggunakan taksi koperasi )
·
Bukan nya berpikir rasis atau menyudutkan suku
tertentu,kejadian yang tidak diinginkan
juga terjadi pada taksi yang disupiri oleh orang daerah seberang jawa,bukan
sekedar cerita hal itu juga saya alami sendiri
·
Jika ada rasa was was atau kurang aman dengan
taksi yang kita tumpangi sebaik nya segera minta berhenti dan turun dari taksi
tersebut,usahakan turun ditempat yang ramai
·
Jangan sungkan untuk menegur supir taksi jika
selama dalam perjalanan cara mengemudi taksi sangat tidak nyaman
·
Naiklah taksi dengan brand yang sudah
terpercaya,bagi yang hanya sesekali pergi menngunakan taksi dan masih bingung mau naik taksi apa,blue
bird,ekspres,transcab,taksi ku bisa menjadi pilihan
·
Dan jangan menaiki taksi jika tidak ada argo
meter atau si supir minta harga
borongan,ini jakarta,jakarta sangat luas,bagi yang belum paham jakarta bisa
bisa di bohongin sama supir taksi dibawa nya kita berputar putar ,seolah jarak
yang ditempuh sangat lah jauh,,,
Apapun taksi yang dinaiki apapun itu brand nya selama point
diatas diperhatikan insya allah tidak akan terjadi apa apa,nyaman dan aman di
jalan sampai tujuan
Pengalaman diatas hanya sebatas share agar jangan sampaui
terjadi kepada yang lain,dan oh ya,semoga itu supir taksi yang saya naiki
segera sadar kalau cara dia mencari uang bener bener kotor dan dibenci tuhan,, nih pengalaman orang menggunakan koperasi taksi

Komentar