Derita Kerabat Dari Seorang Teman berwarga Syria ( Bantu Doa yu)...
Walau pun
kita disini tidak mendapat libur di hari raya,tetapi batin tetap senang
bukan?mendengar dan melihat anak istri dan keluarga bisa merayakan hari
raya,berkumpul dan bersilahturami dengan sanak keluarga lain,bisa membeli baju
baru dan masak istimewa,pastilah rasa lelah akan hilang apalagi uang yang mereka belanjakan adalah
hasil keringat kita,
Tapi ada
kisah lain,ini dialami kolega kerja saya,memang dia bukan senegara,saya juga tidak nyangka kalau dia
berasal dari Negara yang sedang hebat hebat nya perang saat ini,dia datang
selama 3 minggu untuk memberi pelatihan kepada
saya dan beberapa staf ,karna
tempat saya kini berbeda konsep dengan yang dulu,,sebut saja nama nya
ali ,,,si ali ini berasal dari Syria,awal nya sih saya sungkan menanyakan
tentang Negara nya,karna tiap hari ketemu dan hilang rasa canggung akhir nya
saya memberanikan diri untuk bertanya lebih banyak keadaan di kampung nya
Sungguh sedih
dan shock juga mendengar nya,apalagi di saat indul fitri kemaren,di saat hari
indah bagi seluruh umat muslim di dunia,tapi keindahan itu berubah menjadi
kesedihan buat ali,betapa tidak,kampng halaman nya hancur dan lulu lantah
diterjang peluru dan senjata api dari
peperangan itu,,dan yang paling menyedih kan,rumah keluarga ali hancur ,,,tiada
atap,kini keluarga ali hidup di ruang terbuka,dan di bawah pohon,,ga kebayang
di musim panas saat ini,jika siang
mereka harus menahan sengatan panas matahari yang bersuhu di atas 37 derajat
celcius,walau pun di malam hari tetap saja terasa panas nya,dan jika di musim
dingin mereka juga harus bertahan dari rasa dingin yang membuat tubuh menggigil,,,tanpa ac dan tanpa penghangat ,,,walau pun itu bukan
saudara saya, tak kuat juga menahan haru,,wajah ali terlihat begitu diam dan
datar,,percakapan itu terjadi di dalam mushola setelah usai melalukan shalat
magrib,ali bercerita dari beberapa propinsi yang ada di syiria tempat dial ah yang
paling parah,,saya lupa apa nama kampung nya,,yang saya ingat kurang lebih 30
menit dari kota Aleppo
Kebetulan di tempat
baru ,beberapa dari kolega kerja berasal dari arab Syria,jika saya Tanya gimana
keadaan keluarga mereka bilang aman dan terlindung,semoga saja keluraga ali
mendapat lindungan dari tuhan,,dan segera berakhir perang saudara yang ga
berkesudahan itu,,,,ali Cuma bilang ke saya tolong bantu dengan doa ya
setya,,,,buat ali semoga bisa tabah menghadapi cobaan yang amat berat ini,,,
Seakan tiada
berguna,untuk apa dan buat siapa?….jika keadaan seperti yang dialami kawan saya
si ali,,gaji besar,ada tunjangan,tapi yang disayang tidak bisa menikmati,yang
dipikiran kapan keluarga bisa mengungsi,,mau dikirim lewat apa pula uang ,menangis
setiap hari pun ga banyak membantu,,walau berusaha semaksimal dan seprofesional
mungkin,pasti tetap terbawa didalam kerja,,,yang tabah ya ali,,,,,,,

Komentar