behind the scene of catering

alhamdulilah ,hari hari menyibukan dan melelahkan sudah dilewati,dan berkurang,perhatian,fokus,ketenangan,dan ketulusan dalam bekerja harus benar benar tulus,agar semua hasil bisa maksimal,thanks ya rabb

buat orang mungkin ini adalah hal biasa dan ga ada istimewa,kalao diliat dari luar ya memang seperti itu

yap,saya bekerja di sebuah katering yang sedang  berkembang,yang bahkan perkembangan nya bisa dikatakan sangat cepat,kalao diibaratkan tumbuhan,dia tumbuh subur dan cepat besar,tinggal gimana perawatan nya

banyak hal yang bisa saya pelajari di  sini,ini bukan soal memasak,ini bukan soal jenis menu,ini soal ketepatan ,bagaimana semua bisa tersajikan dengan baik di depan tamu, dengan alat dan perlengkapan tempur yang ada,tapi saya yakin,walau itu penting ,semangat dan keyakinan jauh lebih penting,memasak untuk hotel itu berbeda penanganan dengan katering,walau dengan jumlah porsi yang sama besar, penanganan untuk katering justru lebih kompleks dan cermat,salah penanganan ,seenak apapun hasil nya,tidak akan terlihat,,
kita harus tau bagai mana menyimpan,mengolah,dan mendistribusikan ke proyek ,tanpa merubah rasa,warna,dan kualitas dan tepat waktu,kapan harus tiba di lapangan,dan terakhir harus bisa mendapatkan keuntungan yang pantas,atau bahasa nya food cost ,salah perhitungan juga akan berakibat fatal dengan finansial perusahan,yaa itulah yang saya lakukan
benar benar challange untuk saya,,,alhamdulilaah ,,,lelah ,kantuk,dan stress terobati,klien senang dan happy,tinggal badan masih agak rentek rentek dikit heheh

apalagi dengan jumlah crew yang terbatas,hanya diperbantukan oleh para casual,yang memang tidak bisa diharapkan secara kualitas maupun target ,di sini saya harus bisa bertaktik,jeli,melihat tiap tiap kemampuan para casual,tak jarang saya harus berteriak ke arah sana dan sini,memberi pengarahan kepada mereka,agar jangan sampai salah pengerjaan,bisa fatal akibat nya,yaap kru saya hanya beberapa saja,walaupun begitu tidak memutuskan semangat,mereka bisa diandalkan dan berbagi tugas menurut kemampuan dan kapasitas,,

menu yang saya tangani western,indonesia,dan arabic,untuk menu japanis sudah ada team sendiri ,mereka juga mempunyai daya juang dan semangat yang  besar ,bahkan lebih besar semangat dari saya ,hahahaha

memang secara sistem belom lah sempurna sangat,tapi pelan pelan saya akan coba dan rubah agar siatem bisa terbentuk ,dan akan mempermudah dalam bkerja

kurang lebih seperti ini urutan yang saya lakukan jika sedang ada proyek

menu turun dari marketing,dengan jumlah  dan jenis sekian,maka akan saya urutkan satu persatu setiap bahan dan kebutuhan pada satu menu ,tiap porsi terdiri dari apa,dan berat nya se apa,lalu setelah kelar semua,saya buat rekapan untuk diberikan ke tim purchasing ,saya note barang yang harus dulukan dateng,dan mastikan ketersedian barang ada di pasar,sebelum nya saya sudah konsulkan ke atasan agar diapprove semua list yang di buat

selanjut nya memastikan semua pesanan barang yang saya pesan datang dan sesuai dengan spek,brand dan jenis nya,dan mengerjakan jenis makanan yang bisa didahulukan,biasa nya saya akan meminta tim untuk membuat semua jenis sauce dan menyimpan dalam frezEr,bisa awet hingga di hari H tiba

dan selanjut nya beberapa jam sebelum deadline saya akanΓ± mengolah  bahan menjadi makanan jadi,memastikan rasa dan kualitas sesuai dengan standart

pada saat itu adalah waktu yang sangat krusial buat saya,tampak nya memasak itu sepele,percayalah,kalao mood kita terganggu,karna faktor lelah,stress dan galau,akan ngefek ke hasil ,sensitivitas panca rasa harus dijaga,,,

eet tunggu dulu,belom kelar,tahap selanjut nya adalah proses loding makanan menuju proyek,kalao kurang tepat perhitungan dan telat bisa dikomplain klien

dengan jumlah makanan hingga ribuan dan jenis makanan yang beragam,harus bisa mengatur posisi makanan,penempatan ke dalam kotak makanam atau disebut cambro harus tepat,untuk itu ada tim yang bertugas memberi label dan nomer pada tiap cambro,hal ini agar pada saat pembobgkaran di proyek akan cepat ,karna sudah terverifikasi tiap cambro apa aja isi nya,dan tiba di proyek menempatkan sesuai dengan nama  yang sudah disiapkan tiap insert,pasta ada di mana,buffet ada di apa,stall item naro nyaa seperti apa, semua harus disiapkan secepat dan serapi mungkin

sebelom tim dapur tiba,tim logistik sudah mengatur dan menyeting tempat makanan dengan cantik dan indah,dengan semua pendukung,seperti meja,bunga,kursi dan sebagai nya yang terlihat elegan,untuk tim logistik ini juga bukan pekerjaan yang mudah,mereka bekerja dari semalam sebelom acara,kebayang ga si,banyak barang besar dan berat harus dibawa,angkat dan pasang,naik turun gedung,,,super hebat buat tim logistik

semua makanan sudah tertata dengan rapi,selanjut nya bersiap dan melayani tamu undangan untuk bersantap malam,menyajikan,cooking live dan merefil hinggaa acara kelar,,,setelah acara kelar ,tinggal persiapan untuk merapihkan kembali semua perlatan dan kembali ke markas,,

wiuhhhh kebayang kaya apa cape nya kan,,itu baru satu kali acara,kemarin acara berturut turut tiada henti,bisa dibayang seperti apa rutinitas saya kemarin,bukan cuma saya,tapi semua rekan yang terlibat,belom lagi jika ada bahan yang ga aada atau telat dateng,belom lagi yang salah beli,belom lagi yang purcasing nya ga tau nama barang,belom lagi banyak yang  tanya ini dan itu,belom lagi buat laporan ,belom lagi nyiapin work paper,belom lagi menentukan jumlaah ,,belom lagi kalao ada perubahan dadakan biasa nya penambahan jumlah porsi,banyak belom lagi nya laah hahahahaha,,,,alhamdulilah saya senang

bukan berarti saya ga salah looh,,,dari semua proses saya pernah salah,mungkin karna saya lelah,dab tidak ada aqua,jadi kurang konsentrasi,gara gara salah itung ,saya memesan barang hingga kebanyakan,untung nya aja ,bhan itu bahan kering dan bertahan lama,ada lagi setelah mateng ternyata keasinan,jangan tanya asin nya kaya apa,bener bener asin banget ,ternyata bumbu giling yang saya beli sudah mengandung garem ,tak ampun saya marah marah ke suplayer,ga bilang kalao bumbu giling udah ada garem nya,untung masih bisa diperbaiki pax,,,,suhadaaaaaaa,,,,cobaaan yang sangat berat dan bisa saya lewati

seperti itu rutinitas selama saya bekerja di catering ini,kalao belom ada proyek biasa nya marketing akan mengadakan test food buat para klien yang akan booking untuk acara mereka,atau development menu,merevisi menu menu yang kurang populer,,,,atau membuat menu baru,,,,

selama acara berlangsung jangan tanya barapa jam tidur nya,brapa kali makan nya,kapan libur nya,sejenak lupakan itu semua,kita ga ada ngantuk nya,ga ada lelah nya,semua diumpetin dalam bantal,nanti kalao acara nya sudah kelar baru bisa bilang lelah,,,hahaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skill Tambahan Seorang Chef

Membuat Lasagna

Bagian Ayam yang Sulit Didapat