Pramugari Pramugari yang Kuat

 duduk menanti masuk ke dalam kabin pesawat,saya melihat teman teman wanita pekerja  sedang duduk berkelompok,mereka sedang berbincang saling bertukar pengalaman selama bekerja dengan majikan di negara mereka tinggal ,wajah mereka begitu ceria tidak ada raut sedih,berharap segera tiba di tanah air bertemu dengan orang rumah

ada ada saja yang mereka  ceritakan,mulai dari tugas harian,hingga menceritakan kelakuan para majikan,sampe cerita soal politik,saya tidak ikut nimbrung,justru wajah saya pasang cuek dan kesan ga peduli,tapi sesekali ketawa sendiri mendengar analisa ala mereka,dengan yakin nya bercerita suatu masalah seolah mereka paling tau,,ya ya ya ya,,mungkin jika saya jadi mereka pun akan seperti itu,ekspresi kepada sesama kawan indonesia,setelah lama bekerja tidak pernah dijumpa,seolah tempat boarding sebagai ajang reuni,mereka pun tidak memperdulikan bagai mana mereka duduk,tidak merasa risih atau sungkan,walau tersedia bangku berjejer,mereka duduk seolah ada di taman rumput,duduk melantai,, ini kali ke dua saya naik pesawat dengan crew attendent berbendera srilanka,,tak pilihan karna memang pemberian dari kantor,,
kalau ditanya soal kenyamanan pastinya airline sebelum sebelum nya jauh lebih nyaman dan
memuaskan,tapi tak apa selama terbang dengan srilankan air tak ada komplain yang berarti,hanya soal meal yang diberikan saya merasa kurang cocok di lidah,,kuliner orang srilangka tak jauh beda dengan kuliner india,pakistan ,negara berasal dari asia selatan gitu
dengan aroma rempah dan rasa yang bagi saya sangat menyengat , sampai kini belum bisa beradaptasi,pasti menu wajib berupa nasi biryani dan kari kari gitu
di dalam pesawat saat sedang terbang jelajah tinggi tak ada hiburan yang bener bener bisa menghibur,bagaimana tidak,walaupun ada monitor tivi ukuran mini inchi di tiap bangku penumpang,tapi tak ada chanel yang bisa dilihat, ear phone yang diberikan crew cabin pun tak terpakai,dari pada suntuk saya paksakan untuk tidur,lumayan walau hanya beberapa jam bisa mneyegarkan mata, walau makanan yang diberikan kurang saya suka ,tetapi tetap habis juga,kebetulan perut terakhir diisi 7 jam sebelum nya tapi hanya beberapa suap nasi,,,hahaha

 kedua kali terbang dengan airline yang sama, saya sudah menyiapkan apa apa yang dibutuh kan,untuk menghindar kebosanan selama terbang,hanya simpel ,mengisi lagu lagu dalam mobile,membawa cemilan dalam tas,itu sudah cukup buat saya untuk menghindari kebosanan,dan memang terbukti manjur
ada rupa ada harga ,semua tergantung pilihan,walau banyak dikomplain menurut saya pelayanan mereka tak buruk buruk amat,walau dibanding dengan airline pesaing nya,dan ada satu yang tak membuat khawatir dengan barang bawaan,srilankan air memberi jatah 30 kilo untuk kelas ekonomi,lebih dari cukup untuk saya yang memang malas membawa pernak pernik untuk dibawa pulang
harga tiket bisa dibilang jauh lebih murah dibanding dengan tiket pesaing nya,untuk kelas ekonomi tujuan timur tengah ke jakarta atau sebalik nya bisa terpaut 500 sampai 600 rial ,dikalikan dengan curency indonesia ,buat pemburu tiket murah ,srilankan air layak dilirik ,bukan tujuan timur tangah aja,tujuan eropa pun harga tiket mereka sangat bersaing
tapi ada yang membuat saya ga  habis pikir dengan crew cabin ,terutama yang wanita,mereka ini terbilang hebat dan kuat,gimana ga dibilang kuat ,terbang di dalam kabin berjam jam dengan ac yang cukup dingin ,sampe jaket saya pun tak pakai buat selimut ,tubuh mereka hanya berungkus sari yang menjadi seragam disaat mereka bertugas,itu pun sari nya tak cukup untuk menutupi seluruh tubuh mereka,ada bagian perut (udel )yang terbuka ,plus pundak blakang yang terlihat,kalau pramugari wanita lagi lewat saya suka perhatikan udel yang berwarna kulit sawo itu kwkwwk,ada gocapan nya ga yaa,,,hahahahstttt
apa mereka ga masuk angin ?atau kulit mereka lebih tebal dari kulit orang asian,pokok nya hebat laaah merekaa,sedang saya yang laki laki tidur pake ac setelan 25 derajat masih suka kerokan,lha ini yang terbang puluhan jam ,tiap hari nya,masih terlihat bugar ,,atau sebelum terbang mereka minum jamu tolak angin dulu,,?mau saya tanyakan tapiii,,,ya sudah lah,,,hanya sekedar mengira ngira
sedang kan crew attendant yang laki laki ,seragam dinas nya terlihat formil menggunakan setelan jas,ga mengundang keisengan saya untuk berpikir,jika seluruh penumpang kebanyakan jemaah umroh  ( dari jakarta memang lannganan buat penumpang yang mau umroh ) pramugari perempuan biasa nya menggunakan rompi ,jadi udel nya ga terlihat,,
ada yang mau naik srilankan airlines  :p



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skill Tambahan Seorang Chef

Membuat Lasagna

Bagian Ayam yang Sulit Didapat