Back To Reality
Hmm
after long time,sekian taun ga pulang ,terbuai dengan fasilitas ,tanpa harus
pusing dengan persiapan harian,dan kini semua telah usai,peluh menetes perlahan
,memenuhi dahi dan pipi,secarik tisue yang ku beli ku usap ke seluruh wajah,
Itu lah keadaan ,mengeluh pun bukan solusi ,terbaik menerima dan memahami
suasana,itulah jakarta,kota impian kata banyak orang,tempat sejuta harapan bagi
para pendatang
Jam 8 pagi saya sudah merapikan diri ,bersiap
untuk menemui seseorang yang pernah menjadi atasan waktu di tanah gersang dulu,tak lupa sebelum
berangkat ,sebungkus nasi uduk yang telah disiapkan ku babat abis ,hmm tetep
sama rasa nya,nasi uduk itu buatan si teteh yang sekian taun seben pagi
mangkal,hanya saja harga nya sudah tidak senikmat rasa nya,apa boleh buat,biaya
kehidupan di kota ini semakin merangkak,sementara kesejahtraan masih jauh dari
bayangan,walau seperti itu,mereka terlihat pantang menyerah
Tempat
nya tidak terlalu jauh,kurang lebih 60 kilo dari rumah,saya menunggu angkot
untuk menuju terminal bis,dilanjutkan dengan trans jakarta bus kesayangan nya
orang jakarta
Di sini ujian pertama
sudah mulai menyapa ,jarak sekian bukan berarti cepat sampai tujuan,orang gila
pun sudah mahfum ,jalan ini bukan punya trans jakarta saja,walau sudah
dibuatkan jalanan khusus,para pengendara gila tak punya rasa malu main srobot
dan hantam ,seolah nenek moyang nya yang membuatkan jalaan
Aku
menghibur diri dengan hp sederhana ini,mencoba barbagi rasa dengan ketikan yang
ku rangkai,maksud nya agar waktu tempuh itu tidak menghipnotis ku ,yang membuat
pikiran ku menjadi berpolusi
Kawan
sedari tadi ,sudah mulai gelisah ,dua jam dari angka 8 msih saja duduk manis di
dalam bus,what to do ya ni,hahaha , dia meramal apa yang akan terjadi ke depan
,sanggup kah bertempur dengan keras nya ibu kota
Lama
tak menggunakan fasilitas umum,toh. Dulupun saya selalu menggunakan kuda besi
kesayangan,walau kemana mana,polusi udara dan asap bukan suatu rintangan,malah
sudah menjadi kawan setia dalam tiap perjalanan,yang penting cepat sampai
tujuan,cepat mandi,cepat makan dan cepat ingin santai sampai rumah
Bus
transjakarta saat itu sudah ada , dan saya pun sudah pernah merasakan bagaimana
pengalaman menggunakan trans jakarta,apa yaaa? Satu kalimat yang ku ucap,hebat
laaah ,pokok nya bedaaa
Bus
yg terawat ,masih bagus,dan terasa beda nya dibanding naik bus biasa,ac nya
semriwinng,ada pengumuman disetiap pembrentian,jalan nya pun tidak terasa ajut
ajutan
Tapi itu dulu,kini
sudah berubah,sebagian mobil trans jakaarta sudah terlihat usang,terlihat
keropos dibeberapa bagian,malah ada yang pintu nya di ikat dengan
karet,pegangan yang tidak kokoh seperti dulu lagi,suara pemberitahuan disetiap
halte terganti dengan suara petugas yang berjaga di dalam bus
Padahal belum lah lama
usia trans Jakarta,saya hanya melamun mencoba memahami,kalau masih banyak orang
yang belum mau perduli,dengan fasilitas yang telah ada
Back to realita,bangun
dari mimpi,sejauh jauh nya burung terbang,pasti akan kembali ke sarang,kecuali
menemukan sarang yang lebih bagus dari sebelum nya “__”

Komentar