ke midle east ga cuma bahasa inggris
ternyata bekerja di luar negri khusus nya daerah midle east tidak cukup hanya bisa berbahasa inggris,memang bahasa inggris adalah modal utama agar kita bisa bekerja,terutama di perusahaan perusahaan besar,bahasa utama dalam percakapan keseharian ,kepada atasan,atau pun teman sejawat,dalam sebulan sekali di tempat saya bekerja ada jadwal meeting,dan setiap staff di berikan waktu berbicara untuk mengeluarkan pendapat,saran dan unek unek ,tentu bahasa inggris satu satu nya bahasa yang bisa dimengerti semua peserta meeting.karna bahasa yang bisa di mengerti,tidak ada hambatan dalam komunikasi,usaha pun menjadi lancar
tetapi tidak ada salah nya mengetahui bahasa yang lain selain bahasa inggris,kadang berbicara tidak melulu dengan teman sejawat,atau atasan,ini saya alami sendiri,saya mengalami kesulitan dalam berkomunikasi,dengan para washer man.mereka kebanyakan berasal dari negara bangladesh,nepal,india bagian kerela,mereka bekerja tidak perlu skill yang dalam,karna bertugas sebagai juru bersih.tidak tahu harus berkata apa untuk berbicara dengan mereka,pada waktu di awal saya bekerja,mereka hanya tahu yes,no,sorry,excuseme,terpaksa harus menggunakan isyarat dan bahasa tubuh,jika saya ingin membutuhkan bantuan kepada mereka,
atau sekedar menawarkan waktu makan
pelan pelan ,sedikit demi sedikit,saya memahami bahasa mereka,terutama kata kata yang penting yang sehari hari sering saya pakai,heheh aneh dan lucu terdengar di awal kadang jika sedang tidak terlalu sibuk,sedikit waktu, mereka para washer man mengajar kan pada saya,sambil diselingi bercanda,kebanyakan mereka menggunakan bahasa hindi,walau negara asal mereka bukan india,ada juga warga negara india tetapi tidak mengerti bahasa nasional mereka sendiri,mereka menggunakan bahasa kerela,model nya bahasa jawa kalao di indonesia.seperti orang gila saya,bahasa inggris masih ngalor ngidul masih sempet belajar bahasa yang lain
pernah diwaktu makan siang tiba,saya memberikan hanya lauk nya saja kepada mereka,saya bilang nasi nya tinggal ambil sendiri,dan simpan ini untuk kawan mu yang satu nya,si washer man menggoyang kan kepala seperti ular cobra,yang artinya saya anggap mengerti ucapan saya.selang 20 menit kemudian,saya tanya kok ga makan makan,lauk nya mana?ohhh ternyata dia hanya makan lauk nya saja,dia mengira tidak diberi nasi,dan masih lapar,saya tau setelah pimpinan datang menerjemah kan kesaya,hmmmmm
itu kalo dengan mereka para dish washer man,saya pun juga harus menegrti bahasa dari kawan sejawat,kebanyakan dari mereka adalah warga phillipina,kenapa harus tau juga?penting,karna mereka bicara dengan senegara menggunakan bahasa mereka,tagalog,yang terdengar seperti bicara asal asalan,ga asik kalao cuma jadi pendengar,dan hanya diam membisu,apa lagi jika sedang bercanda,dan harus waspada juga jika sewaktu waktu mereka membicarakan kita,mereka kebanyakan orang berkategori suka bergosip,dan sering berkata yang kurang sopan,walau dengan suasana kiding.
midle east,bahrain khusus nya,bermacam orang dari berbagai negara ada,sihitam ethopia,simancung libanon,burma,mesir,suriah,tunisia,masih banyak lagi,
apalagi sekarang,teman teman indo sudah habis,tidak seperti dulu lagi,yang dulu didominasi teman teman senegara,kini berganti menjadi si kabayan bin talaga,tidak ada candaan bahasa kampung lagi,cacian dalam bahasa sunda,dan ledekan bahasa tegal,satu persatu mereka pulang keindo,dan sebagian pindah negara yang lain.
bagaimana untuk bahasa arab.....akan saya tulis dilain halaman
kata kata sehari yang saya ucapkan
bahasa hindi :hai tum kai sa he (apa kabar)
hum bohot acha he (kabar baik)
tumara nam kya he (siapa namamu)
mera nam setiya he (nama saya setiya)
tujhe bukhlaktahe (kau lapar)
khana khaya ?(dah makan belum)
jaldi karo (cepat cepat)
dan masih banyak lagi,walau pun ini belum tentu benar,tetapi membantu saya berkomunikasi dengan mereka
bahasa tagalok :kumustaka (pakabar)
mabuti ( kabar baik )
gutom ako (aku lapar )
kumaen kana (sudah makan)
tapos na (sudah)
dan masih banyak lagi,,ini hanya sebagai gambaran saja
Komentar