Back To Reality
Hmm after long time,sekian taun ga pulang ,terbuai dengan fasilitas ,tanpa harus pusing dengan persiapan harian,dan kini semua telah usai,peluh menetes perlahan ,memenuhi dahi dan pipi,secarik tisue yang ku beli ku usap ke seluruh wajah, Itu lah keadaan ,mengeluh pun bukan solusi ,terbaik menerima dan memahami suasana,itulah jakarta,kota impian kata banyak orang,tempat sejuta harapan bagi para pendatang Jam 8 pagi saya sudah merapikan diri ,bersiap untuk menemui seseorang yang pernah menjadi atasan waktu di tanah gersang dulu,tak lupa sebelum berangkat ,sebungkus nasi uduk yang telah disiapkan ku babat abis ,hmm tetep sama rasa nya,nasi uduk itu buatan si teteh yang sekian taun seben pagi mangkal,hanya saja harga nya sudah tidak senikmat rasa nya,apa boleh buat,biaya kehidupan di kota ini semakin merangkak,sementara kesejahtraan masih jauh dari bayangan,walau seperti itu,mereka terlihat pantang menyerah Tempat nya tidak terlalu jauh,kurang lebih 60 kilo dari...